Setiap tahunnya biaya naik haji baik haji reguler maupun haji khusus / plus pasti berbeda-beda, Call/Wa. 0851-00-444-682 hal ini dikarenakan adanya perubahan komponen harga untuk kebutuhan pokok naik haji seperti biaya transportasi dan akomodasi termasuk living cost yang dibutuhkan jamaah selama berada di tanah suci sangat fluktuatif. Selain menyediakan paket-paket haji onh plus, umrah dan tour muslim sebagai bentuk layanan yang tersedia, Travel Aida Tourindo Wisata juga berusaha menghadirkan mutowif (pembimbing) ibadah umroh haji yang ahli dan mendalami bidang Fiqih Islam, terutama untuk masalah ibadah umrah dan haji.

Kami berusaha memberikan bimbingan mulai sebelum berangkat, saat pelaksanaan dan setelah ibadah haji dan umroh, ini sebagai bentuk tanggung jawab moral kami kepada jamaah, bahwa ibadah yang dijalani telah sah sesuai petunjuk Allah dan Sunnah Nabi Muhammad SAW. Travel kami juga menggunakan penerbangan yang langsung landing Madinah sehingga jamaah bisa nyaman selama perjalanan umroh bersama kami.

travel haji Jakarta Timur

Bekasi, Saco-Indonesia.com - Kawanan pencuri kendaraan sepeda motor menggunakan senjata api beraksi pada siang hari di wilayah Kabupaten Karawang, Jawa Barat, Sabtu (11/1).

Bekasi, Saco-Indonesia.com - Kawanan pencuri kendaraan sepeda motor menggunakan senjata api beraksi pada siang hari di wilayah Kabupaten Karawang, Jawa Barat, Sabtu (11/1). Dalam melakukan aksinya, pelaku mengintai sepeda motor milik penghuni kontrakan yang kondisinya sepi dan jauh dari permukiman warga.

Seperti dilansir dari Antara, dua tersangka pelaku pencurian kendaraan bermotor beraksi di sebuah tempat kontrakan sekitar Desa Puseurjaya, Kecamatan Telukjambe Timur, Karawang.

Saat menjalankan aksinya, pelaku diduga sudah membuntuti korban hingga ke tempat kontrakannya. Di saat korban masuk kontrakan, pelaku langsung mencongkel kunci kendaraan korban dengan menggunakan kunci kendaraan yang sudah dibuat menjadi jenis kunci "T".

Tetapi aksi pelaku diketahui korban bernama Budi. Korban kemudian lari menghampiri pelaku. Lalu pelaku langsung menodongkan pistol ke arah korban, sedangkan kendaraan korban jatuh saat aksi pelaku diketahui korban.

Saat itu juga, pelaku langsung menembakkan senjatanya ke arah korban, lalu kabur melarikan diri. Tembakan pelaku hanya mengenai bagian pintu gerbang.

Sementara beberapa jam setelah kejadian, pihak kepolisian dari Polres Karawang tiba di lokasi kejadian perkara. Petugas berhasil mengamankan barang bukti kunci "T" dan peluru dari senjata pelaku.

Sumber : Merdeka.com

Editor : Maulana Lee

Ketika berbicara tentang investasi yang menguntungkan, para pebisnis sering berasosiasi kepada emas, properti atau usaha. Itu ad

Ketika berbicara tentang investasi yang menguntungkan, para pebisnis sering berasosiasi kepada emas, properti atau usaha. Itu adalah cara “kiri”. Jarang sekali pebisnis berpikir investasi yang prospektif dengan cara “kanan”.

Apa itu investasi cara kanan? Itulah bisnis yang disebutkan di dalam al-Quran atau al-Hadits, yang sangat profitable, dijamin marketable dan  feasible di dunia dan di akhirat. Beberapa contoh investasi cara kanan itu adalah zakat, sedekah, menyembelih hewan qurban, haji dan umrah. Tulisan ini adalah testimoni tentang investasi umrah, yaitu ibadah “haji kecil” ke Baitullah di Makkah al-Mukarramah.

Banyak cerita aneh seputar umrah. Ada yang bilang uangnya sudah diganti sebelum berangkat, atau rezekinya serasa dicurahkan dari langit. Ada juga yang berpendapat bahwa umrah  itu bukan biaya, namun investasi. Dan bukan investasi akhirat saja, namun juga investasi dunia. Pengalaman ketika menunaikan ibadah umrah membuatku mempercayai hal itu.

Aku pegawai BUMN sejak tahun 1993. Alhamdulillah, kami mempunyai usaha sampingan dengan hasil yang lumayan. Tahun 2008 kami punya uang enam puluhan juta rupiah. Ada tiga keinginan untuk menggunakannya.

Yang pertama, merenovasi rumah. Kami punya rumah di Yogyakarta yang terkena gempa tahun 2006. Sudah lebih dari dua tahun kami biarkan karena belum punya dana yang cukup.

Kedua, untuk uang muka membeli mobil baru. Kami sudah beberapa kali mempunyai mobil, namun tidak pernah baru. Selalu second  hand, bahkan third hand, fourth hand atau entah hand ke berapa. Terakhir, tahun 2007, kami menjual mobil  kami, dan berjanji untuk tidak membeli mobil lagi kecuali mobil baru.

Dan yang ketiga, umrah dengan istri. Ketika menunaikan ibadah haji tahun 2007, aku sendirian, karena uangnya hanya cukup untukku. Kalau saja uangku banyak, pasti aku mengajak anak, istri dan keluarga. Aku iri melihat kemesraan suami istri jamaah haji yang bisa berangkat bersama. Aku berdoa di depan ka’bah agar bisa ziarah setiap tahun bersama istri.

Istriku memilih merenovasi rumah atau membeli mobil baru, namun aku memilih umrah. Aku merasa doaku agar bisa ziarah bersama istri sudah diijabahi.  Meskipun istriku ikut bekerja mengelola usaha dan menjadi menteri keuangan dalam kabinet  rumah tangga, namun kepala negara dan kepala pemerintahannya tetap aku. Maka dia makmum saja, dan kami berangkat umrah berdua.

Kami berdoa di depan ka’bah memohon kebaikan di dunia dan di akhirat.  Sungguh, Allah itu al-Ghanidan al-Mughni, Mahakaya dan Maha Mencukupi. Sulit dipercaya. Tidak berapa lama, usai umrah, kami bisa merehab rumah dan membeli mobil baru.

Alhamdulillaah. Ada saja rezeki yang datang, dengan berbagai cara, yang kalau saja kami tidak mengalami sendiri sendiri, mungkin kami juga tidak percaya.

Tahun 2011 kejadian serupa berulang lagi. Kami punya uang seratusan juta rupiah. Ada tiga keinginan untuk membelanjakannya.

Yang pertama, membayar hutang.  Ada usaha trading kami yang macet, sehingga aku harus menyelesaikan tanggung jawab sebesar enam ratusan juta rupiah. Kalau uang itu kami bayarkan, kami jadi tidak punya uang lagi. Dan hutang kami juga masih belum bisa lunas.

Kedua, membangun rumah di Ngawi, Jawa Timur. Sejak tahun 2003, ketika bertugas di Ngawi, kami membuka  usaha. Dua tahun kemudian saya pindah tugas ke Bogor, dan mengontrak rumah di Ngawi agar usaha tetap berlanjut. Dengan berjalannya waktu, kami bisa membeli sebidang tanah di dekat rumah kontrakan, dan membuat gudang sederhana. Istriku ingin punya rumah di Ngawi, karena rumah kami yang di Yogyakarta sudah “hilang” lantaran kalah Pemilukada di kampung halaman kami, Rembang Jawa Tengah, tahun 2010.

Dan, anak-anak kami menyebar di UGM Yogyakarta, IPB Bogor dan Pondok Modern Gontor Putri Ngawi. Membangun rumah untuk usaha, dengan anak tiga, pembantu, karyawan dan ibunda mertua, dengan uang hanya cepek, sungguh hal yang amat tidak sederhana.

Dan, keinginan yang ketiga, umrah lagi. Kami sepakat bulat, memilih opsi ketiga, ziarah ke baitullah. Kami berangkat bersama anak sulung kami.

Sebenarnya kami juga mengajak ibunda, namun beliau tidak bersedia. Salah satunya karena tahu jalan cerita sesungguhnya. Istriku terlalu berterung terang, bahwa karena uang kami tidak cukup untuk melunasi hutang atau membangun rumah, maka sekalian saja kami pakai umrah.

Kami berdoa di depan ka’bah memohon kebaikan di dunia dan di akhirat. Sungguh,  Allah itu al-Ghanidan al-Mughni, Mahakaya dan Maha Mencukupi. Sulit dipercaya. Tidak berapa lama,  usai umrah, kami bisa melunasi hutang dan membangun rumah.

Alhamdulillaah. Ada saja rezeki yang datang, dengan berbagai cara, yang kalau saja kami tidak mengalami sendiri sendiri, mungkin kami juga tidak percaya.

Sejak itu kami kian yakin, umrah itu bukan biaya, namun investasi. Bukan investasi akhirat saja, namun juga investasi dunia. Kalau ada orang yang tidak percaya, itu urusannya. Kami juga tidak pernah memusingkan pendapat orang bahwa daripada uang dipakai umrah berkali-kali, lebih baik disedekahkan kepada fakir miskin. Bisa lebih bermanfaat. Kami hanya berdoa usai Thawaf Wada’, selain mohon agar bisa ziarah tiap tahun  dengan penuh iman dan takwa, kami juga mohon agar jika kami umrah, kami juga bisa mengumrahkan saudara, keluarga atau orang lain.

Dan,  kami juga berdoa agar bisa bersedekah senilai investasi umrah. Sekali lagi investasi umrah, bukan biaya umrah. Dan bukan umrah saja yang merupakan investasi akhirat dan dunia, namun juga zakat, sedekah, qurban, haji, dan lain-lain membelanjakan harta di jalan Allah. Allah itu Mahakaya, Maha Mencukupi, Maha Memberi Rezeki, dan Maha Mengabulkan Doa.

Sumber : www.islamedia.web.id

Baca Artikel Lainnya : JAMAAH UMROH DI TAHUN 2014 MENINGKAT

Ms. von Furstenberg made her debut in the movies and on the Broadway stage in the early 1950s as a teenager and later reinvented herself as a television actress, writer and philanthropist.

A former member of the Boston Symphony Orchestra, Mr. Smedvig helped found the wide-ranging Empire Brass quintet.

Artikel lainnya »