Setiap tahunnya biaya naik haji baik haji reguler maupun haji khusus / plus pasti berbeda-beda, Call/Wa. 0851-00-444-682 hal ini dikarenakan adanya perubahan komponen harga untuk kebutuhan pokok naik haji seperti biaya transportasi dan akomodasi termasuk living cost yang dibutuhkan jamaah selama berada di tanah suci sangat fluktuatif. Selain menyediakan paket-paket haji onh plus, umrah dan tour muslim sebagai bentuk layanan yang tersedia, Travel Aida Tourindo Wisata juga berusaha menghadirkan mutowif (pembimbing) ibadah umroh haji yang ahli dan mendalami bidang Fiqih Islam, terutama untuk masalah ibadah umrah dan haji.

Kami berusaha memberikan bimbingan mulai sebelum berangkat, saat pelaksanaan dan setelah ibadah haji dan umroh, ini sebagai bentuk tanggung jawab moral kami kepada jamaah, bahwa ibadah yang dijalani telah sah sesuai petunjuk Allah dan Sunnah Nabi Muhammad SAW. Travel kami juga menggunakan penerbangan yang langsung landing Madinah sehingga jamaah bisa nyaman selama perjalanan umroh bersama kami.

travel umroh haji di Ciwandan

saco-indonesia.com, Sejumlah kasus pembunuhan sadis telah mewarnai tindak kriminalitas di wilayah hukum Polda Metro Jaya. Telah

saco-indonesia.com, Sejumlah kasus pembunuhan sadis telah mewarnai tindak kriminalitas di wilayah hukum Polda Metro Jaya. Telah tercatat ada 74 orang telah dibunuh dengan beragam modus dan motif. Angka tersebut telah meningkat jika dibanding dengan tahun sebelumnya yang telah mencapai 72 orang.

“Secara kualitas kasus pembunuhan juga meningkat. Seperti kasus mutilasi yang telah dilakukan oleh sopir Metro Mini, Benget Situmorang di Jaktim dan pembunuhan wanita penghuni apartemen di Kalibata, Jaksel,” ujar Kapolda Metro Jaya Irjen Putut Eko Bayuseno dalam jumpa pers akhir tahun di Polda Metro Jaya.

Cara sadis tak terlepas dari motif tersangka yang sebagian besar berlatar dendam dan sakit hati. Selain sebagai bentuk pelampiasan atas rasa saki hatinya, modus sadis telah dilakukan pelaku untuk dapat memastikan korbannya benar-benar sudah tewas.

Seperti yang telah menimpa seorang wanita lanjut usia, Henny Dewi Manapode yang berusia 77 tahun , yang dibunuh oleh kekasihnya, Suherman alias Tomy, 31, pada Oktober 2013 lalu di kamar kos korban di Cilandak, Jaksel. Korban telah dibunuh dengan cara ditikam berkali-kali dan jasadnya telah dikemas dalam koper lalu dibuang di sungai di daerah Bogor. Koper yang berisi mayat korban itu telah ditemukan pada awal November 2013 lalu.

Dalam pemeriksaan tersebut , tersangka Tomy juga mengaku telah membunuh korban lantaran kesal dengan perilaku sang kekasih yang kerap mengatur dan memaksa dirinya agar mau menuruti setiap kemauan korban.


Editor : Dian Sukmawati

Aksi nekat Irwan merampok di toko kelontong milik Ricky di Jalan Raya Ciledug, Kec. Larangan, Kota Tangerang dilatarbelakangi karena masalah utang piutang.

Aksi nekat Irwan merampok di toko kelontong milik Ricky di Jalan Raya Ciledug, Kec. Larangan, Kota Tangerang dilatarbelakangi karena masalah utang piutang.

Pria asal Aceh yang tinggal di daerah Petukangan, Jakarta Selatan itu telah merencanakan perampokan lantaran terdesak membayar utang. Niat jahat pelaku muncul usai mengunjungi toko sembako milik korban yang ramai dikunjungi pembeli.

“Pelaku terlilit hutang. Niat merampok timbul setelah melihat toko sembako korban ramai dikunjungi pembeli. Keesokan harinya pelaku datang dengan membawa senjata tajam,” ungkap Kasat Reskrim Polres Metro Tangerang, AKBP Sutarmo.

Hingga saat ini Irwan dan Ny. Akim, istri pemilik toko, masih terbaring di ruang ICU RS Sari Asih, Ciledug, Kota Tangerang. Pelaku telah mengalami luka serius akibat dikeroyok warga yang geram dengan ulah jahatnya itu. Sedangkan istri korban telah mengalami luka akibat sabetan senjata tajam milik pelaku. “Keduanya masih dirawat di rumah sakit,” ujar kasat.

Dalam peristiwa perampokan itu, Ricky alian Anen yang berusia 45 tahun , pemilik toko tewas ditusuk ketika berduel dengan pelaku. Bapak empat orang anak itu tewas didalam toko kelontong miliknya ketika mencoba menggagalkan aksi perampokan tersebut.

Pagi itu, Ricky hendak mengantar sekolah anaknya. Namun, ia melihat pria tak dikenal sudah masuk ke rumahnya. Korban pun melawan, namun pelaku menusuknya hingga tewas di tempat. Usai menusuk Ricky, pelaku naik ke lantai dua dan bertemu dengan istri Ricky. Keduanya kemudian terlibat saling tikam.

As governor, Mr. Walker alienated Republicans and his fellow Democrats, particularly the Democratic powerhouse Richard J. Daley, the mayor of Chicago.

Photo
 
Many bodies prepared for cremation last week in Kathmandu were of young men from Gongabu, a common stopover for Nepali migrant workers headed overseas. Credit Daniel Berehulak for The New York Times

KATHMANDU, Nepal — When the dense pillar of smoke from cremations by the Bagmati River was thinning late last week, the bodies were all coming from Gongabu, a common stopover for Nepali migrant workers headed overseas, and they were all of young men.

Hindu custom dictates that funeral pyres should be lighted by the oldest son of the deceased, but these men were too young to have sons, so they were burned by their brothers or fathers. Sukla Lal, a maize farmer, made a 14-hour journey by bus to retrieve the body of his 19-year-old son, who had been on his way to the Persian Gulf to work as a laborer.

“He wanted to live in the countryside, but he was compelled to leave by poverty,” Mr. Lal said, gazing ahead steadily as his son’s remains smoldered. “He told me, ‘You can live on your land, and I will come up with money, and we will have a happy family.’ ”

Weeks will pass before the authorities can give a complete accounting of who died in the April 25 earthquake, but it is already clear that Nepal cannot afford the losses. The countryside was largely stripped of its healthy young men even before the quake, as they migrated in great waves — 1,500 a day by some estimates — to work as laborers in India, Malaysia or one of the gulf nations, leaving many small communities populated only by elderly parents, women and children. Economists say that at some times of the year, one-quarter of Nepal’s population is working outside the country.

Artikel lainnya »