Setiap tahunnya biaya naik haji baik haji reguler maupun haji khusus / plus pasti berbeda-beda, Call/Wa. 0851-00-444-682 hal ini dikarenakan adanya perubahan komponen harga untuk kebutuhan pokok naik haji seperti biaya transportasi dan akomodasi termasuk living cost yang dibutuhkan jamaah selama berada di tanah suci sangat fluktuatif. Selain menyediakan paket-paket haji onh plus, umrah dan tour muslim sebagai bentuk layanan yang tersedia, Travel Aida Tourindo Wisata juga berusaha menghadirkan mutowif (pembimbing) ibadah umroh haji yang ahli dan mendalami bidang Fiqih Islam, terutama untuk masalah ibadah umrah dan haji.

Kami berusaha memberikan bimbingan mulai sebelum berangkat, saat pelaksanaan dan setelah ibadah haji dan umroh, ini sebagai bentuk tanggung jawab moral kami kepada jamaah, bahwa ibadah yang dijalani telah sah sesuai petunjuk Allah dan Sunnah Nabi Muhammad SAW. Travel kami juga menggunakan penerbangan yang langsung landing Madinah sehingga jamaah bisa nyaman selama perjalanan umroh bersama kami.

travel umroh haji di Tapos

Layanan jasa cuci pakaian mungkin sudah sangat biasa terdengar di telinga kita, namun jika kita mendengar jasa layanan cuci sofa

Layanan jasa cuci pakaian mungkin sudah sangat biasa terdengar di telinga kita, namun jika kita mendengar jasa layanan cuci sofa atau spring bed pastinya masih asing.

Bisnis ini mungkin juga bisa menjadi peluang usaha bagi Anda yang ingin memulai awal karier di dunia wirausaha. Pasalnya, keuntungan dari layanan jasa cuci sofa dan spring bed ini bisa beromset hingga puluhan juta rupiah per bulannya.

Sugianto salah satu pengembang bisnis layanan cuci sofa dan spring bed, sejak tahun 2008 lalu . Saat itu Sugianto telah terinspirasi dari temannya yang telah memiliki bisnis di bidang laundry pakaian. Demi untuk mewujudkan impian bisnisnya, Sugianto pun keluar dari pekerjaannya di salah satu perusahaan swasta.

"Saya tanya-tanya, belajar dan sampai sekarang ini dan manajemen juga saya atur sendiri ngatur jadwal doang. Nah buka mulai jam delapan setiap hari sampai selesainya saja," ujar Sugianto di Jakarta.

Untuk dapat membangun bisnis jasa cuci sofa dan spring bed, dia memulainya dengan modal awal yang berkisar Rp10 juta. Saat itu, usahanya tersebut hanya bermodalkan mesin vacum pengering sofa dan spring bed yang berjumlah satu saja . Sedangkan mesin tersebut telah dibelinya seharga Rp8 jutaan dan sisa modalnya dipergunakan untuk dapat melengkapi keperluan yang dibutuhkan untuk mencuci sofa dan spring bed.

"Sejak tahun 2008 setelah Lebaran ya, modal awal saya itu sekitar Rp10 juta-Rp15 juta. Dengan modal yang segitu waktu bulan pertama itu omzet saya itu masih sangat kecil, ya namanya juga masih awal merintis. Sebulan pertama itu saya itu telah mendapat omzet sekira cuma Rp2,5 juta, memang kecil inikan butuh proses," jelas dia.

Namun, saat ini, dia juga mengaku, selama lima tahun memperjuangkan bisnisnya agar tetap jalan, hingga kini dirinya sudah bisa meraih omzet hingga Rp20 juta per bulan. Yang dahulu hanya memiliki satu pegawai dan satu mesin vacum, sekarang dia sudah memiliki empat karyawan untuk bekerja sebagai pencuci sofa dan spring bed dan juga sudah memiliki mesin pengering yakni vacum sebanyak empat mesin.

Akan tetapi untuk bisa menjadi seperti ini, dirinya tidak semudah membalikkan telapak tangannya. Sugianto beberapa kali mengalami kesulitan mempromosikan usahanya. Dia juga mengatakan, untuk dapat memperkenalkan usahanya, Sugianto setiap hari menempelkan stiker yang bertuliskan 'terima jasa cuci sofa dan spring bed' di setiap tiang listrik yang dilewatinya. Tak hanya itu, bermodalkan sebuah tripleks, Sugianto menempelkan informasi yang sama seperti pada stikernya.

"Dari segi pemasaran waktu itukan kita belum ada konsumen sama sekali, jadi waktu itu harus promosi terus ke sana kemari,” tukas Sugianto.

Setelah memasuki tahun kedua, dia mencoba dengan cara promosi yang beda yakni membuka website dan sampai saat usahanya pun terus berkembang ini terlihat dari segi omzet per bulannya yang sudah mencapai di kisaran Rp20 jutaan bahkan lebih.

Sementar pada Lebaran tahun 2013 ini, dirinya juga mengaku akan ada sedikit penurunan pada omzetnya bila dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

"Kalau tahun lalu itu bisa sekitar Rp15-Rp20 jutaan, tapi kalau Lebaran ini tidak sampai segitu, mungkin di bawah itu sedikit. Inikan karena sudah banyak saingan di bisnis ini," paparnya.

Sugianto juga menjelaskan, cara mencuci sofa dan spring bed tersebut telah menggunakan chemical atau cairan khusus yakni pembersih sofa. Di mana setelah dilakukan pencucian dengan menggunakan cairan khusus tersebut barulah dilakukan proses pengeringan dengan menggunakan mesin vacum yang lebih kuat dari vacum-vacum yang biasanya dipakai sehari-hari.

"Vacum berdaya 1.300 watt itu telah memiliki daya sedot hingga mililiter per detik. Yang jelas kekuatan lebih kuat dari vacum yang sehari-hari," ucap Sugianto.

Berbeda dengan jasa lainnya, Sugiarto melakukan jemput bola di tempat si pemilik sofa atau spring bed. Lama pengerjaan pun relatif singkat hanya satu hingga dua jam. “Pengerjaannya dilakukan oleh dua orang, dan proses pengeringannya harus benar-benar kering sekali dan baru bisa diduduki kembali," jelas dia.

Perlakuan yang sama juga diterapkan untuk dapat membersihkan spring bed. Namun, untuk proses pengeringannya memakan waktu hingga delapan jam. “Karena spring bed itu luas. Pengeringannya tidak memakai pemanas. Jadi harus ditunggu hingga benar-benar kering, baru bisa dipakai," tutup Sugianto.

 

Petugas reserse unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polresta Depok, telah berhasil menemukan pisau kater yang digunakan pelaku FR yang berusia 17 tahun , mengancam mantan kekasihnya MU yang berusia 17.

Petugas reserse unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polresta Depok, telah berhasil menemukan pisau kater yang digunakan pelaku FR yang berusia 17 tahun , mengancam mantan kekasihnya MU yang berusia 17.

Kasat Reskrim Polresta Depok, Kompol Agus Salim mengatakan pisau tersebut juga kerap digunakan pelaku untuk mengancam dan menakut-nakuti korban yang juga satu sekolahan di SMA daerah Jakarta Selatan.

Menurut Agus Salim didampingi Paur Humas Polresta Depok, Ipda Bagus Suwardi kepada Pos Kota di ruang kerjanya , akibat ancaman tersebut, korban menjadi trauma. Selain itu, dari keterangan hasil visum pelaku, Agus menduga pelaku mengalami gangguan psikis. “Masih kita dalami

Pelaku telah ditangkap di rumahnya daerah Curug Agung, Tanah Baru, Beji, Kota Depok. Kepada penyidik, tersangka juga mengaku nekat berbuat seperti itu karena tidak terima korban memutuskan hubungan setelah berpacaran hampir setahun. “Saya SMS atau telepon tidak dibalas,”ujar FR

Pelajar kelas tiga SMA ini juga mengatakan penyesalannya telah berbuat tega kepada wanita yang disayanginya. “Saya tidak mau putus dari korban,”ungkapnya.

Diakui oleh FR klimaks kekesalannya kepada korban ketika berpapasan dengan MU di Jalan Kartini Depok dan langsung membawanya ke tempat sepi. “Saat itu saya membawa korban ke tempat sepi di lingkungan SD 03, di situ saya memukul korban hingga terluka,”imbuhnya.

Atas dari kejadian tersebut, korban terluka sekujur tubuh lebam, dan pangkal bibir .Pelaku dikenakan Pasal 80 UU RI No. 23 Tahun 2002 KUHP tentang kekerasan perlindungan anak diancam hukuman pidana diatas lima tahun.

The career criminals in genre novels don’t have money problems. If they need some, they just go out and steal it. But such financial transactions can backfire, which is what happened back in 2004 when the Texas gang in Michael

Ms. Crough played the youngest daughter on the hit ’70s sitcom starring David Cassidy and Shirley Jones.

Artikel lainnya »