diposkan pada : 27-02-2017 11:05:06

Calon Haji Mataram Sudah Berpaspor - Paspor sangat penting dalam mengurus administrasi sebelum menunaikan ibadah umrah dan haji, hal ini berkaitan karena kian maraknya dengan overstay di Arab Saudi. Sejumlah jamaah umrah yang telah memegang paspor hijau, sengaja tidak langsung pulang ke Tanah Air, dan memilih tinggal lebih lama di Arab Saudi. Alasannya beraneka ragam, ada yang beralasan hendak mencari pekerjaan, atau menunggu waktu hingga tibanya musim haji.

Oleh karena itu, Proses pembuatan paspor haji calon jamaah haji terus dipercepat. Bahkan, Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Mataram menyebutkan sudah sekitar 50 persen calon jamaah haji pada musim haji di tahun 2017 sudah memiliki paspor. Kami memang menyarankan agar calon haji mengurus pembuatan paspor lebih awal. Semua itu dilakukan untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan menjelang keberangkatan.

Salah satu hal yang diantisipasi menjelang akan keberangkatan adalah keterlambatan kedatangan visa yang bisa menunda dan menghambat keberangkatan calon haji ke Tanah Suci. Oleh sebab itu, belum lama ini, Kemenag Mataram telah bersurat kepada calon haji musim haji 2017 untuk secepatnya mengurus pembuatan paspor agar tidak terjadi hal yang kurang baik.

Meskipun dalam pembuatan paspor diawal seperti saat ini, tapi calon haji harus melalui proses seperti permohonan paspor umum. Kecuali, jika dalam pembuatan paspor setelah pelunasan biaya perjalanan ibadah haji (BPIH) dimana calon haji bisa melewati jalur khusus haji sesuai ketentuan yang berlaku.

Alhamdulillah, sampai pada hari ini sekitar 50 persen calon haji sudah selesai membuat paspor, dari total estimasi calon haji sebanyak 496 orang. Burhanul mengatakan, bahwa sebanyak 496 orang calon haji tahun 2017 ini, masih bersifat estimasi. Sebab, sampai saat ini, pihaknya belum mendapatkan kuota tambahan seperti yang sudah dikabarkan melalui media.

Harapan kita, kuota calon haji di Kota Mataram di tahun ini bisa kembali normal yaitu sekitar 640-650 orang tanpa pengurangan 20 persen. Beliau pun mengatakan, selain menyarankan calon haji untuk segera mengurus penyelesaian paspor, jamaah calon haji juga telah diminta untuk segera melakukan pemeriksaan kesehatan di puskesmas atau rumah sakit terdekat. Tujuannya, agar tim medis bisa mendeteksi kemungkinan adanya berbagai jenis penyakit yang diderita calon haji dan harus segera disembuhkan sebelum keberangkatan.

Pemeriksaan kesehatan lebih awal ini juga sebagai bagian antisipasi agar berbagai proses pelaksanaan ibadan haji bisa berjalan lancar.

 

 

Artikel lainnya »