diposkan pada : 12-03-2017 16:41:18

Keutamaan Haji dan Umrah dalam Islam - Haji adalah rukun Islam yang kelima yang diwajibkan bagi orang yang mampu, baik mampu secara materi, maupun secara jasmani ataupun rohani. Sayangnya, orang yang secara materinya masuk tergolong mampu, banyak yang belum mau menunaikan ibadah suci ini dengan berbagai alasan.

Ada yang mengatakan, “Saya masih sibuk dengan tugas, sulit untuk meninggalkan pekerjaan,” atau “Sebenarnya saya ingin, tapi ibadah saya masih malas-malasan takutnya tidak sesuai yang di inginkan sama Allah,” atau “Sayangnya, capek-capek ngumpulin uang, hanya untuk pergi ke Mekah saja.

Dengan berbagai macam alasan yang sering di ucapkan untuk sebagai pembelaan diri. Nah, agar Anda semakin mantap dan percaya diri untuk melaksanakan ibadah haji dan urah, atau minimal Anda mempunyai rasa keinginan yang kokoh untuk menunaikan ibadah di tanah suci, perlu

Anda ketahui keutamaan haji dan umroh, antara lain yaitu:

1. Haji Mabrur Menghapus Dosa-dosa dan Melebur Kesalahan
Rasulullah menyatakan bahwa bagi siapa saja yang hajinya mabrur akan diampuni segala dosa dan kesalahannya. Betapa banyak dosa yang kita lakukan semasa hidup di dunia ini, jika tidak diampuni oleh Allah SWT, maka sangat malang sekali nasib kita ini.
Limpahan materi di dunia yang kita cari dan raih tidak akan ada artinya, jika di akhirat kelak kita di siksa dalam neraka. Harta, tahta, jabatan, dan kekayaan tidak akan mempunyai nilainya saat kita di akhirat kelak tidak punya bekal apa-apa. Terlebih jika kita masih berlumur dosa-dosa, pasti akan menambah berat beban siksaan kita di akhirat nanti.
Solusi dari semuanya itu adalah dengan mengerjakan ibadah haji dengan benar. Jika kita berniat agar haji kita mabrur dan berusaha beribadah dengan semaksimal mungkin, insya Allah kita akan termasuk orang-orang yang hajinya mabrur dan dosa-dosa kita diampuni Allah swt.

2. Menghilangkan Kefakiran
Bukan hanya dosa-dosa saja yang akan diampuni oleh Allah SWT, tetapi orang yang menunaikan haji diberi janji oleh Allah akan dihilangkan kefakirannya. Ini sudah bukan rahasia lagi, jika ada orang yang berangkat haji, kemudian di tanah air uangnya kembali seperti semula dan bahkan Allah akan memberinya rizki yang lebih luas lagi padanya.
Jadi, tidak perlu merasa khawatir uang kita habis dan menguap begitu saja, karena Allah Sang Pemberi rezeki yang akan menggantinya berlipat ganda. Memang tidak langsung sim salabim yang di sulap dengan cepat ada kembali lagi uang kita, tetapi dengan izin Allah akan ada pintu-pintu yang sebelumnya tidak terduga ternyata menghasilkan pundi-pundi harta yang banyak.

3. Umroh ke Umroh Merupakan Penghapus Dosa dan Surga Merupakan Balasan Haji Mabrur.

Bagi jamaah yang berada di Mekah hendaknya sesering mungkin melakukan umroh, karena di antara satu umroh ke umroh berikutnya merupakan kifarat yaitu penggugur dosa. Sedangkan bagi jamaah yang hajinya mabrur dijanjikan Allah akan mendapat surga-Nya.
Jika kita ditanya, apa saja tujuan hidup ini. Banyak yang menjawab ingin sukses. Tapi apa sih makna yang sebenarnya dari sukses itu? Apakah indikator dari sukses itu, apakah harta yang melimpah, rumah yang megah, mobil yang mewah, jabatan yang tinggi ataukah apa?

Sukses bagi seorang muslim indikatornya adalah Allah kasih keselamatan dari siksa api neraka dan dimasukkan ke dalam surganya Allah. Jadi, selama berada di dunia, berusahalah dan berdo’alah dengan sungguh-sungguh dengan hati yang tulus untuk menggapai surga, karena hanya sia-sia saja jika kita hidup di dunia ini bergelimangan harta tapi di akhirat justru sengsara.

Jadi, kita menunggu apalagi, bersiaplah untuk segera menunaikan ibadah haji. Bagi yang sudah berkelebihan harta, jangan menunda dan terus menunda. Sebab Anda tidak akan tahu apakah Anda masih menghirup udara segar di dunia pada hari ini ataupun hari esok juga masih jayakah Anda.

Sedangkan bagi yang belum punya harta yang cukup, senantiasa berdoa dan selalu berusaha. Ketika Anda bekerja, sisihkanlah sebagian harta untuk tabungan haji kelak. Jika Anda bersungguh-sungguh ingin menjadi haji mabrur, Allah pasti akan menjadi penolong Anda. Sudah banyak contohnya, orang yang pekerjaannya hanya sebagai pedagang bumbu di pasar dengan harga murah dan untung yang tidak seberapa besarnya, akhirnya bisa menunaikan ibadah haji setelah dia menabung selama 20 tahun lamanya. Pada intinya, teruslah berusaha dan berdoa, semoga Allah mengabulkan niat baik Anda semua.

Artikel lainnya »