diposkan pada : 17-03-2017 15:22:33

Pemerintah Arab Saudi menolak permintaan Indonesia agar dapat menggunakan kuota haji dari negara lain. Juru bicara Kementerian Luar Negeri Armanatha Natsir mengatakan, untuk pemakaian sisa kuota haji Negara lain menjadi salah satu opsi yang diminta oleh Indonesia saat berkomunikasi dengan pemerintah Arab Saudi.

Jika Pemerinta Arab Saudi mengizinkan, maka Indonesia akan menggunakan kuota haji dari Negara yang tak terpakai, seperti Negara Filipina Rodrigo Duterte terkait hal ini.

Menurut Jokowi, Duterte telah menyetujui kuota haji yang tidak terpakai di Filipina bisa dialihkan untuk jamaah di Indonesia.

Pihak dari Negara Arab Saudi menegaskan bahwa kuota haji yang tidak terpakai oleh negara lain tidak dialihkan untuk Negara Indonesia. Hal ini telah disampaikan oleh Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia yaitu Osama bin Mohammed Abdullah Al Shuaibi dalam rangka  jumpa pers di Kantornya. Osama menjawab atas pertanyaan para wartawan terkait Presiden Filipina Rodrigo Duterte yang sudah setuju mengalihkan kuota hajinya yang tidak terpakai ke Indonesia.

Kuota Filipina yang telah diberikan ya khusus untuk Filipina, kata Osama.

Osama juga menambahkan, apabila memang kuota haji di Filipina banyak yang tidak terpakai, maka mereka berhak untuk mengembalikannya kembali ke Arab Saudi. Namun, kuota itu tetap tidak akan dialihkan ke Indonesia.

Kami tidak bisa untuk menentukan pihak mana yang akan menerima kuota Filipina itu, tuturnya.

Lagipula, lanjut Osama, bisa saja kuota yang tidak terpakai di Filipina itu suatu saat nanti akan tetap terpakai semuanya. Ia menegaskan bahwa kuota haji pada tiap negara sudah dibagi rata secara proporsional sesuai jumlah penduduk dari masing-masing negara.

Kalau tidak dipakai pada tahun ini, bisa jadi tahun depan atau berikutnya akan terpakai, jelasnya.

Osama juga mengingatkan bahwa kuota haji di Indonesia untuk tahun ini sudah dinormalisasi menjadi 211.000 jamaah seiring telah rampungnya renovasi di Masjidil Haram.

Arab Saudi juga memberi penambahan kuota haji Indonesia sebesar 10.000. Ia menyadari dengan jumlah tersebut masih belum cukup untuk menghadapi antrian yang panjang dan lama bagi masyarakat Indonesia yang akan menunaikan ibadah haji.

Ini karena para penduduk muslim di Indonesia memiliki jumlah yang besar, kita masih terus mencari jalan terbaik untuk haji ini, terangnya.

Artikel lainnya »