diposkan pada : 27-03-2017 14:17:36

Rekomendasi UmrahKantor Imigrasi Kelas III Tanjung Redeb, kini mulai berlakukan aturan baru bagi masyarakat yang akan mengurus paspor untuk umrah.  Bagi pemohon baru harus melampirkan surat keterangan dan pernyataan resmi yang dikeluarkan oleh Kantor Kementrian Agama (Kemenag) setempat dan Kelompok Bibimbingan Ibadah Haji (KBIH) atau tour and travel yang memberangkatkannya.

Memang rekomendasi umrah itu menjadi syarat tambahan yang wajib dilampirkan selain persyaratan sebelumnya seperti Kartu Tanda Penduduk (KTP), Kartu Keluarga (KK), buku nikah dan akta kelahiran atau ijazah yang dimilki dan kebijakan ini juga telah diterapkan sejak awal Maret, kata Kepala Kantor Imigrasi Kelas III Tanjung Redeb.

Kebijakan baru rekomendasi umrah itu, katanya, berdasarkan surat yang telah dikeluarkan Direktorat Jenderal (Ditjen) Imigrasi Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (KemenkumHAM). Tujuan kebijakan itu untuk meminimalisir dan mengantisipasi penyalahgunaan paspor. Pasalnya, sering kali ada paspor umrah yang disalahgunakan untuk bekerja atau menjadi tenaga kerja Indonesia (TKI) di Arab Saudi dan Negara di Timur Tengah.

Pasalnya, lanjut Erwin, ada paspor umrah yang disalahgunakan untuk bekerja atau menjadi tenaga kerja Indonesia (TKI) di Arab Saudi dan negara lainnya.

Dari beberapa kejadian yang ditemukan, banyak jamaah umrah yang tidak pulang lagi ke Tanah Air. Mereka memilih menjadi TKI ilegal. Bahkan beberapa di antaranya ada juga travel yang tidak memiliki izin usaha ataupun belum terdaftar di Kantor Kemenag secara resmi. Ini juga salah satu upaya kita untuk mendatanya, sehingga jamaah tidak merasa dirugikan.

Tahapannya rekomendasi umrah adalah jamaah harus meminta surat keterangan dari travel umrah yang memberangkatkannya lalu membawa surat tersebut ke kantor Kemenag dan nanti pihaknya akan mengecek izin KBIH tersebut. Kalau KBIH itu resmi, baru akan dikeliarkan surat rekomendasi tersebut. Karena rekomendasi dari kemenag kabupaten/kota sangat penting. Mudah-mudahan masyarakat tidak mudah tertipu dengan travel umrah illegal seperti yang sudah pernah terjadi sebelumnya.

Jika semua syarat rekomendasi umrah sudah terpenuhi dan lengkap maka kami akan proses langsung pembuatan paspornya, namun jika belum memenuhi syarat kami tidak akan prosesnya lebih lanjut. Ini juga untuk mencegah adanya TKI ilegal. Karena sekali sekali alasan untuk pergi melaksanakan ibadah umrah, namun kenyataannya berbeda. setelah itu mereka memilih melanjutkan disana untuk bekerja. Sehingga, banyak juga kejadian TKI yang disiksa oleh para atasannya, karena mereka tidak memiliki izin kerja secara resmi,  oleh karena itu mereka tidak memiliki perlindungan khusus dan tidak ada yang bertanggung jawab atas dirinya.

Masyarakat harus lebih cerdas lagi dalam bertindak. Jangan karena tidak memiliki lapangan kerja yang tetap dan hasil yang minim, lalu melakukan kenakalan yang justru akan berdampak buruk padanya. Apalagi jika terjadi sesuatu yang tidak diinginkan. Mau minta pertanggung jawaban sama siapa?. Dengan diberlakukan aturan terbaru seperti itu sudah sangat baik untuk keselamatan kita semua. Ibadah yang kita lakukan juga tidak menjadi sia-sia.

Artikel lainnya »